Sepanas dan
sekeras apa pun kehidupan, mereka semua selalu kembali pada payung kelembutan.
Tidak saja karena itu diajarkan semua agama dan semua nabi, melainkan karena
kelembutanlah sifat alami semua mahluk di alam ini. Perhatikan binatang paling
ganas sekalipun seperti harimau dan serigala. Tanpa takut akan neraka dan
serakah akan surga, mereka juga menyayangi anak-anaknya. Dan menemukan kebahagiaan dalam kegiatan menyayangi.
kebutuhan
sesungguhnya sedikit. Namun keinginan tidak ada ujungnya. Seorang sahabat yang
telah lama menyatu dengan payung kelembutan berpesan: whenever we feel deeply at ease with ourselves,
that is the true holiday. Tatkala seseorang berpelukan rapi dengan
kelebihan sekaligus kekurangannya, itulah liburan sesungguhnya.
GP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar